Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Opini’ Category

Sewaktu keluar dari antrean panjang di imigrasi, saya hanya berdoa semoga
hal serupa tidak pernah terjadi dengan turis asing yang masuk ke
Indonesia. Bukannya apa-apa, Anda bisa saja membeli tiket business
class atau first class yang harganya dua atau tiga kali lipat dari
harga tiket kelas ekonomi, tapi tak seorang pun bisa membeli waktu. Ia
menguap begitu saja di tangan petugas-petugas imigrasi yang bodoh,
lamban, tidak peduli, dan hanya fokus pada kertas-kertas di meja
mereka.

Petugas yang tidak peduli mengakibatkan antrean tidak beraturan,
menimbulkan ketidakadilan dari praktik-praktik kebohongan warga
negaranya sendiri. Saya tidak habis berpikir, bagaimana mungkin para
birokrat itu bekerja sangat serius untuk menyeleksi nama-nama yang
boleh masuk ke negaranya demi keamanan, tetapi membiarkan benihbenih
kecurangan tumbuh. Dan benih-benih kecurangan menimbulkan efek
berantai yang berbahaya bagi masa depan negeri itu sendiri.

(more…)

Read Full Post »

Tolong…tolong…tolong buka pintunya! teriakan seorang wanita muda memaksa Pak Amin membuka pintu gerbang sebuah sekolah di luar negeri. Beberapa menit kemudian datang teriakan minta tolong lagi…lagi…lagi dan lagi…hingga terkumpul 10 orang wanita. Ya, mereka adalah para TKI yang melarikan diri dari kekejaman dan ketidakadilan majikan. Dan menurut penuturan Pak Amin si penjaga sekolah, kejadian seperti ini hampir berlangsung setiap hari.

(more…)

Read Full Post »

Menurut mbah wiki, birokrasi diartikan sebagai sistem pemerintahan yang di jalankan oleh pegawai pemerintah karena telah berpegang pada hirarki dan jenjang jabatan. Pada masa ORBA kondisi birokrasi Indonesia mengalami sakit bureaumania yang sangat akut sehingga banyak terjadi penyalahgunaan wewenang, korupsi, kolusi, nepotisme dan inefisiensi. Pada saat itu birokrasi sering dijadikan alat oleh penguasa untuk mengkooptasi masyarakat dengan tujuan mempertahankan dan memperluas kekuasaan monolitik. Padahal sebagai aktor pelayan masyarakat, birokrasi harus bersikap netral dan adil.

(more…)

Read Full Post »

Uang-TKW Ketika sedang asyik chating dengan kawan-kawan di Jogja, Jepang, Jerman dan Belanda   mendiskusikan kabar terkini tentang situasi politik di Indonesia, tiba-tiba datang serombongan wanita yang berjumlah ratusan orang menanyakan tempat menunggu untuk penerbangan ke Jakarta, “mas, kalo mau ke Jakarta tempat nunggunya dimana, ya?” begitu bunyi pertanyaan salah seorang dari rombongan. Awalnya saya tetap asyik chatting dan menjawab sekenanya sesuai dengan yang ditanyakan. Tapi melihat rombongan wanita dalam jumlah besar dengan pakaian yang lusuh dan tampak wajah-wajah layu akibat duka dan kelelahan, ada rasa kasihan dan ingin tahu apa yang terjadi dengan mereka. Setelah sedikit berbasa-basi dengan mengenalkan diri, asal, dan tujuan akhir penerbangan saya, mereka tanpa diminta menceritakan semua yang mereka alami. Mereka adalah rombongan TKW yang dideportasi dari salah satu negara di kawasan timur tengah. Sebelum dideportasi mereka telah dipenjara selama 1 minggu – 6 bulan. Kasus pendeportasian mereka, kebanyakan karena mereka melarikan diri dari majikan. Alasan mereka melarikan diri juga beragam, ada yang karena melawan ketika ada pelecehan seksual, gaji tidak di bayar, di siksa dan diperlakukan tidak manusiawi, bekerja dengan jam kerja “unlimited”, dan ada yang dipekerjakan tidak sesuai dengan kontrak.

(more…)

Read Full Post »

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah melakukan deklarasi ke negara anggotanya mengenai peningkatan status flu babi sebagai pandemi. Wabah flu global pertama dalam 41 tahun ini dideklarasikan saat infeksinya berkembang di AS, Eropa, Australia, Amerika Selatan serta beberapa wilayah lainnya termasuk Asia. Pandemi flu babi artinya penyakit flu ini telah menyebar dalam wilayah yang luas ke seluruh dunia.
(more…)

Read Full Post »

Setelah melewati fase sejarah kelam akibat kalah perang, Jepang mampu bangkit dan membuka mata dunia dengan membuktikan dirinya menjadi bangsa yang pilih tanding dalam bidang sains. Jika dirunut ke belakang, dapat diketahui bahwa keunggulan Jepang dalam bidang sains memang dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya budaya ilmiah yang telah mendarah daging dalam sistem pendidikan mereka dan menempatkan budaya senyum dalam posisi penting di hubungan masyarakat internasional.

(more…)

Read Full Post »